Fitrah Qalbu, Akal, Dan Nafsu

Fitrah adalah potensi-potensi tertentu yang ada pada diri manusia yang telah dibawanya semenjak lahir, dalam kaitannya dengan tugas manusia sebagai khalifah Allah untuk menciptakan kemakmuran dan kebahagiaan dimuka bumi ini. Fitrah merupakan naluri dasar yang dijadikan oleh Allah pada diri setiap manusia. Fitrah disini adalah sisi-sisi universal yang terdapat pada manusia dan mendasari sifat dan kecenderungan hakiki manusia dalam menerima agama dan penyembahan kepada Tuhan.

Jika kita perhatikan di dalam Al Qur’an, Allah menjelaskan tentang fitrah Allah yang selalu berada dalam kondisi tetap (tidak berubah). Dan fitrah manusia ternyata selalu selaras dengan fitrah Allah.

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Ar Ruum:30)

Sesungguhnya dalam segala hal, fitrah manusia itu selalu selaras dengan fitrah Allah. Hanya karena anugerah Allah yang berupa nafsu dan akal, maka manusia harus berusaha untuk selalu menyelaraskan fitrahnya tersebut dengan fitrah Allah. Coba diperhatikan anak bayi, begitu dilahirkan sang anak bayi mempunyai fitrah yang senantiasa selaras dengan fitrah Allah. Tetapi begitu mulai menjadi besar, akhil baligh hingga dewasa, nafsu dan akalnya yang ternyata ikut berkembang, menjadi lebih banyak dominannya dibandingkan fitrah dirinya

Sesungguhnya nafsu dan akal tersebut pun berjalan sesuai dengan fitrahnya nafsu ataupun fitrahnya akal. Apakah fitrahnya nafsu itu? Fitrahnya, ya kalau tidak menerima atau melakukan kebaikan (taqwa), ya sebaliknya yaitu menerima atau melakukan kejahatan (fujur). Apakah fithranya akal itu? Fitrahnya akal ya senantiasa berpikir. Akal itu tidak akan pernah berhenti untuk berpikir.

Jikalau kemudian dikenal ada istilah Zero Mind Process (proses meng-NOL-kan berpikir), sebenarnya itu berpikir juga. Berpikir supaya tidak berpikir. Semua adalah fitrahnya bagi masing-masing anugerah Allah tadi, yaitu fitrahnya nafsu ataupun akal.

Nafsu adalah fitrah manusia yang bersifat netral, Allah berfirman:

Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-nya, Allah mengilhamkan pada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. (QS as-Syams [91]: 7-10).

Artinya, nafsu itu sendiri pada dasarnya fitrah yang bisa baik dan buruk, atau taat dan maksiat. Ia akan menjadi baik dengan amal salih dan menjadi buruk dengan perbuatan tercela. Karena itu, nafsu bisa membuat orang berpikir, mengidentifikasi, tenang, gelisah, lapar, dahaga, dengki, tamak, ridha dan qanâ‘ah; serta pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan lain.

Fenomena nafsu di dalam diri manusia memang merupakan fenomena fitrah yang melekat pada makhluk hidup, sebagaimana hewan. Nafsu itu sendiri sebagai fitrah makhluk hidup, dalam hal ini manusia mempunyai potensi baik dan buruk. Karena itu, nafsu harus dibentuk dan dibimbing agar tetap menjadi baik dan benar.

Dengan demikian, bisa dijelaskan bahwa nafsu merupakan fitrah yang diberikan oleh Allah kepada manusia; di dalamnya ada potensi baik dan buruk, serta benar dan salah. Hal yang sama juga terjadi pada akal. Hanya saja, baik nafsu maupun akal, tidak bisa dengan sendirinya melahirkan nafsiyyah dan ‘aqliyyah yang benar sebut saja nafsiyyah dan ‘aqliyyah Islam kecuali melalui proses dan mekanisme tertentu. Melalui proses dan mekanisme tertentu inilah, nafsiyyah dan ‘aqliyyah tersebut lahir, masing-masing dari nafsu dan akal yang fitri itu. Adapun adanya proses dan mekanisme tertentu itu merupakan hasil ikhtiar manusia, bukan ada dengan sendirinya. Di sinilah, ikhtiar manusia untuk mengintegrasikan dorongan naluri dan kebutuhan jasmaninya dengan konsepsi (mafahim) tertentu itulah yang akhirnya paling menentukan corak nafsiyyah-nya.

Dengan demikian sebenarnya qalbu, nafsu ataupun akal itu merupakan fitrah yang yang sudah ada dalam diri manusia. Adapaun penilaian nantinya tergantung bagaimana proses yang terjadi.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s